HADAPI SKN KEBUMEN, GIGA FC KEMBALI GAGAL RAIH POIN

Photo By: Admin

Kota Metro, Giga FC kembali harus gagal meraih poin setelah ditekuk SKN FC Kebumen dengan skor akhir 4-2 sore kemarin (10/02) dalam lanjutan PRO FUTSAL LEAGUE 2019 yang berlangsung di GOR Saburai Bandar Lampung.

Berstatus tuan rumah dan didukung oleh para supporter Lampung, Giga FC bertanding dengan membawa target menang demi menjaga asa untuk melaju ke Final Four PFL 2019, SKN yang memiliki kedalaman tim lebih lengkap dengan 2 pemain asing mereka bermain lebih efisien. Dibabak awal Giga FC sudah langsung tertinggal melalui kaki FAHRUDIN PUJI dan AHMAD KHOERON.

Penampilan impresif ditunjukan oleh pemain lokal Giga FC Yofan Adi yang berhasil membalas gol dimenit ke 12, pergerakan Yofan yang menusuk melalui flank kiri tak terkawal oleh barisan pertahanan SKN Kebumen, sontekan kerasnya merobek jala gawang SKN yang dikawal Ikhsan Rahadian 2-1 Giga FC mengejar.

Gol yang meningkatkan gairah bertanding anak-anak Kota Metro membuat tim kembali berusaha menguasai lapangan, Giga FC yang mudah kehilangan bola membuat SKN terlalu sering membahayakan lini pertahanan Giga FC, tendangan keras pemain asing mereka terus menggempur gawang Giga FC beruntung Tomy masih sangat konsisten menjaga garis terakhir pertahanan Giga FC, namun dimenit ke-19 gawang tomy kembali harus di bobol oleh salah satu pemain SKN, FARIZA YODHANATA 3-1 SKN menjauh.

Memasuki baba ke-2 SKN kembali menciptakan gol cepat melalui pemain asing mereka KHALID EL HATTACH 4-1 SKN terus menjauh, disisa waktu yang ada Giga FC terus berusaha mengejar ketertinggalan Giga coba untuk menguasai bola lebih sering dan terus mencoba menekan SKN, dimenit 34 Amin Rais pemain baru Giga FC berhasil memperkecil ketertinggalan 4-2 Giga FC mengejar.

Hingga pertandingan berakhir Giga FC TAK Lagi menambah gol, hingga membuat tim hanya mengamankan 1 poin di seri Lampung ini. “2 gol cepat dibabak pertama oleh SKN sebenarnya sudah kita antisipasi, tapi masih terjadi kesalahan. Secara keseluruhan pemain kita sudah berjuang dilapangan, hanya saja hasil yang memang mengecewakan”, ungkap Coach Kocoy.

“Dipertandingan tadi 2 pemain asing yang mereka miliki, benar-benar menjadi pembeda diantara kedua tim”, pungkasnya. Secara keseluruhan target meraih poin maksimal gagal diraih, meski bermain di depan public sendiri. 1 poin yang didapat saat menghadapi Pegasus FC tentu sangat berharga dan menjadi modal untuk menjaga tim tetap aman diklasemen.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.