PFL 2019: TUMBANG ATAS BTS DAN PELINDO, PERPANJANG DAFTAR KEKALAHAN FKM

Photo By: Admin

Lampung, Futsal Kota Metro kembali memperpanjang daftar kekalahan mereka disepanjang kompetisi PRO FUTSAL LEAGUE 2019. Pada pekan ke-3 yang berlangsung di GOR PANGSUMA PONTIANAK pada 19-20 Januari 2019 kemarin, FKM harus rela gawangnya di bobol sebanyak 18 gol oleh 2 tim besar Indonesia yakni IPC PELINDO 2 JAKARTA dan BINTANG TIMUR SURABAYA.

Baca Lainya:PFL 2019: KEKALAHAN PERDANA 1-3, VAMOS FC MASIH JADI BATU SANDUNGAN GIGA FC

Kalah 7-2 pada hari pertama pekan ke-3 menghadapi IPC PELINDO, FKM kembali menjadi bulan-bulanan BINTANG TIMUR SURABAYA DIHARI BERIKUTNYA (20/01) dengan skor yang sangat mencolok 11-3. Kekalahan ini semakin memperpanjang derita FKM yang sampai saat ini belum juga mendulang poin sepanjang debut mereka di PRO FUTSAL LEAGUE 2019.

Semifinalis Liga Nusantara 2018 inipun tampak tak mampu menutupi minimnya jam terbang yang mereka miliki, meskipun penampilan FKM sejauh ini sebenarnya tidak sebegitu buruknya. Pada 2 pertandingan terakhir FKM selalu tampil agresif dibabak pertama, serangan mereka selalu merepotkan lini pertahanan lawan bahkan pada saat melawan Bintang Timur, tim asuhan Coach Reza Mahesa justru mampu unggul lebih dahulu dengan serangan yang dibangun begitu baik dengan kecepatan dan kerjasama tim yang begitu rapih.

Namun lagi-lagi inkonsistensi anak-anak muda asal Lampung inilah yang menjadi problema hingga membuat mereka harus kehilangan panggung disetiap pertandingan, kekalahan demi kekalahan terus mereka terima imbas dari minimnya jam terbang yang mereka miliki sehingga seolah tak mampu menjadi lawan Tangguh bagi para peseta PFL lainya. Padahal hingga saat ini FKM selalu bertandingan lepas dan tidak tampak rasa canggung dari diri mereka, FKM mampu meladeni kecepatan tim-tim kuat di Grup-A disepanjang pertandingan mereka mampu memberi tekanan yang berpotensi gol dan membuat setiap penjaga gawang harus waspada.

Begitu pula saat menghadapi Bintang Timur Surabaya pada hari Minggu (20/01) kemarin , FKM mampu unggul lebih dahulu dan seolah akan menang pada laga tersebut dengan sederet peluang mereka yang seharusnya bisa menjadi gol. Namun pada akhirnya FKM kembali kandas dengan hampir selusin gola berbalas 3. Ini tentu tidak menyenangkan bagi para pendukung FKM yang berharap tim kebanggan Lampung tersebut mampu menjadi penjegal tim-tim besar yang bisa bersaing di kompetisi terbaik PFL.

Sebagian besar pemain belum terbiasa dengan iklim kompetisi pro futsal league, masalah fokus hingga 2×20 menit yg masih bermasalah, saat stamina sudah menurun pemain kerap melakukan kesalahan sendiri terutama di babak kedua.”, ungkap Head Coach FKM Reza Mahesa.

Tentu hal ini akan menjadi evaluasi tim pelatih dan akan memutuskan dengan cepat akan seperti apa masa depan tim ini di PRO FUTSAL LEAGUE 2019, tentu pada jeda kompetisi ini kita public berharap FKM mampu melakukan sesuatu untuk memperbaiki kinerja tim hingga bisa menjadi kompetitor Grup-A mengingat Jendela Transfer sudah dibuka untuk menghadapi paruh musim ke-2 yang akan berlangsung 2 pekan lagi.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.