PFL 2019: FKM HARUS JAGA MENTAL BERTANDING JIKA INGIN MENANG

Photo By: Admin

Lampung, FKM telah jalani 3 pertandingan selama debutnya di PRO FUTSAL LEAGUE 2019, hasil tidak mengenakan nampaknya masih harus dirasakan tim asuhan Reza Mahesa selama perjalanan mereka mengarungi PRO FUTSAL LEAGUE 2019 ini dari 3 pertandingan penting, semuanya harus mereka lalui dengan hasil kekalahan.

Baca Lainya:PFL 2019: TITUS BONAI CS, TAKLUKAN FUTSAL KOTA METRO 3-1

Tidak dapat dipungkiri para pembunuh FKM sejauh ini adalah tim-tim besar yang sedang mengejar title juara di akhir musim nanti, mewahnya jejeran pemain yang mereka miliki sebut saja Black Steel Manokwari yang meng-KO Alvi Andrian dkk dengan skor mengerikan 8-0 di kelas Profesional, mereka memiliki koleksi pemain-pemain berkelas sebut saja Runtu Boy dan masih banyak lagi.

Belum lagi tim-tim lain yang juga memiliki segudang pemain mahal apabila harus dibandingkan dengan tim asal Provinsi LAMPUNG ini yang Pede mengorbitkan para pemain lokal untuk melawan raksasa-raksasa Futsal tanah air itu. Mungkin saja para pengamat secara pesimis akan mendiskreditkan pemain semisal Pindo Riski cs yang memang tidak memiliki rekam jejak Profesional selama ini.

Namun pandangan-pandangan tersebut nampakanya harus segera dilenyapkan dari para pemain dan juga pendukung FKM mulai detik ini juga. FKM sebenarnya tidak sedang menampilkan gaya bermain yang negatif atau bermain dengan full devence yang biasa kita dengar adalah Parkir Bus seperti yang telah dipopulerkan Jose Mmourinho ketika menukangi Manchester United dan itu sangat tidak bagus bagi tim manapun.

FKM tampil impresif sejah ini setelah 2 pertandingan dan mendapat jeda pertandingan cukup Panjang saat akhir tahun kemarin, recoveri mereka lakukan untuk memperbaiki gaya bermain seperti sebelumnya dengan latihan yang intens dan persiapan pelatih untuk meningkatkan kualitas individu. Dan hal tersebut segera terlihat  dipertandingan tadi, tak ada rasa canggung didalam lapangan dan ketenangan yang terasa didalam lapangan. Tim bermain secara disiplin sehingga dapat dengan mudah mematikan serangan lawan, kualitas passing, kerjasama tim yang terlihat lebih solit, justru dibabak pertama FKM lebih banyak melepaskan Shooting hanya saja belum menemui jalan untuk mencetak gol.

Namun nampaknya pelatih masih harus segera menyelesaikan PR mereka mengenai mental bertanding para pemuda Lampung ini agar tidak mudah putus asa pada situasi-situasi tertentu, Head Coach FKM Reza Mahesa membenarkan hal tersebut, dimana mental tim yang juga berpengaruh terhadap hasil pertandingan 3-1 tadi (05/01) menghadapi Pelindo 4 Permata.

Mental bertanding memang masih menjadi kendala bagi tim kami, ditambah lagii fisik dan stamina mereka (pemain) itu yang masih bermasalah sehingga fokus sampai menit terakhir masih belum bisa dijaga”, ungkap Reza seusai pertandingan.

Secara kasat mata kita menyaksikan FKM yang menyia-nyiakan kemampuan mereka yang sebenarnya mampu untuk menjaga ritme permainan dan bisa saja mengakhiri pertandingan minimal dengan hasil imbang, bahkan mereka mampu untuk memenangi setiap pertandingan apabila mampu menjaga mental bertanding, yang artinya FKM harus  terus berlari hingga akhir pertandingan dengan semangat juang yang sama sejak dibunyikanya peluit tanda mulai pertandingan hingga 1 detik akhir pertandingan tidak perduli berapa gol yang tersarang digawang mereka.

Yang pasti para pecinta Futsal di Lampung masih harus menunggu FKM mengakhiri paceklik kemenangan di debut mereka yang tidak teralalu manis.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.